:

Sebut Nama Hormuz Jadi Selat Trump, Presiden Amerika Serikat Bikin Kontroversi Lagi

13 jam lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi usai menyebut Selat Hormuz sebagai Selat Trump dalam pidatonya di KTT FII Priority di Miami Beach, Jumat (27/3/2026).

Pernyataan itu muncul saat ia membahas penutupan jalur strategis tersebut oleh Iran.

Trump menilai situasi akan segera berakhir dan optimistis pemulihan ekonomi AS akan terjadi cepat setelah konflik mereda.


Penulis: Danur Lambang Pristiandaru

Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne

Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta

~R #Trump #Global #Cut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke