Iran bak "di atas angin" usai menolak 15 poin dalam proposal damai yang disodorkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Penolakan itu mencerminkan bahwa kepercayaan diri Iran mulai meningkat, dan Teheran menunjukkan kendali atas negosiasi.
Hampir sebulan perang berkecamuk, Iran tak menyerah dan terus melawan, bahkan meski dibombardir bertubi-tubi oleh AS-Israel, namun daya tawarnya tetap kuat. Trump melunak dengan menawarkan proposal damai, meski awalnya diwarnai klaim tak mendasar.
Namun, hal itu justru dinilai para analis bahwa sinyal tertekannya AS kian menguat. Berikut para analis menguraikan alasan-alasan menguatnya daya tawar Iran dan melemahnya kendali AS di meja negosiasi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Perang #DailyNews #NegosiasiIranAS #DonaldTrump #PerangIranAS #Iran #AmerikaSerikat
Music: Future Glider - Brian Bolger
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/03/27/190000170/4-alasan-kenapa-iran-di-atas-angin-jika-nego-dengan-as-sekarang