Kisah Presiden Soekarno menjadi salah satu bukti betapa ambisiusnya Amerika Serikat ingin mengendalikan sebuah negara. Sejak era Perang Dingin, AS melalui CIA telah merajut jaring-jaring gelap di berbagai belahan dunia untuk memastikan status adidaya Washington tetap tegak, bahkan jika harus memelihara pemberontakan di tanah negara lain.
Saat itu sosok Soekarno yang disebut "sulit dibeli" dan teguh pada jalur netral dianggap sebagai ancaman yang harus ditumbangkan. CIA dikabarkan melakukan beragam taktik penggulingan melalui manipulasi pemilu hingga skandal film porno yang gagal tayang. Tak berhenti di situ, senjata-senjata juga dijatuhkan dari langit untuk menyokong pemberontakan PRRI dan Permesta.
Hingga puncaknya pada prahara 1965, di mana daftar nama target dieksekusi dengan bantuan informasi dari markas-markas rahasia CIA yang ternyata sudah berada di Indonesia.
Seperi apa jejak operasi CIA di Indonesia?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty Sumber Video: Youtube Arsip Nasional RI