Militer Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa hotel-hotel yang menampung tentara Amerika Serikat (AS) di seluruh kawasan Timur Tengah kini masuk dalam daftar target serangan.
Ancaman itu muncul di tengah masih memanasnya perang antara Iran dengan AS dan Israel yang hampir berlangsung selama sebulan.
Juru bicara angkatan bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, menyatakan perubahan status bangunan sipil tersebut terjadi saat pasukan AS mulai menggunakannya sebagai tempat bernaung.