JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Amerika Serikat mengklaim proses diplomasi masih berjalan dengan mengajukan 15 poin proposal perdamaian. Namun, Iran menolak dan mengajukan lima syarat tandingan.
Menurut Dubes Indonesia untuk Iran 2012-2026 Dian Wirengjurit, proposal Amerika tidak realistis karena mencerminkan asumsi bahwa Iran berada dalam posisi kalah, padahal konflik masih berlangsung relatif seimbang.
Sementara itu, Pengamat Militer Anton Aliabbas melihat dinamika ini sebagai bagian dari tahapan awal negosiasi, di mana pertukaran proposal merupakan hal wajar.