:

Komnas HAM Tak Gunakan Istilah Air Keras untuk Kasus Andrie Yunus

1 minggu lalu

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta publik menggunakan istilah yang lebih tepat dalam menyebut cairan yang digunakan dalam kasus penyiraman terhadap Andrie Yunus. 


Komisioner Komnas HAM, Saurlin Siagian menegaskan, istilah zat kimia asam kuat dinilai lebih akurat dibandingkan penyebutan umum air keras.


Hal ini disampaikan berdasarkan keterangan tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang menangani kondisi Andrie. Dari hasil pemeriksaan medis, luka bakar yang dialami korban disebabkan oleh paparan zat kimia asam kuat yang bersifat korosif.


Komnas HAM menilai penggunaan istilah yang tepat penting untuk memahami karakter luka secara akurat, sekaligus menjadi dasar dalam penanganan medis dan proses hukum. Pasalnya, istilah air keras kerap digunakan secara umum dan bisa merujuk pada berbagai jenis zat kimia, baik asam maupun basa kuat.



Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Cynthia Lova

Video Jurnalis: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Produser: Abba Gabrillin


#KomnasHAM #KasusAndrieYunus #penyiramanairkeras  #KabarTerkini #PelanggaranHAM #Vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke