Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut rencana Amerika Serikat (AS) kirim ribuan tentara untuk menyerbu Iran, hanya akan menjadi mereka korban "khayalan" Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Pernyataan Ghalibaf yang diunggahnya di media sosial X itu, merupakan reaksi atas rencana AS mengirim satu kompi pasukan ke Timur Tengah untuk melawan Iran.
Namun, ia menegaskan bahwa rencana AS tersebut tidak akan berjalan sesuai rencana mereka dan malah akan membahayakan tentara mereka sendiri.
Dalam beberapa waktu terakhir, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (25/3/2026), Ghalibaf mengatakan bahwa Iran terus memantau pergerakan militer AS di kawasan Timur Tengah dengan sangat cermat.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih
Video editor: Katarina Astriyani Setyaningsih
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #Dailynews #Iran #Israel #BenjaminNetanyahu #TentaraAS #TimurTengah #PerangIran #AmerikaSerikat
Music: Distrust The System - The Soundlings