:

Prediksi Mossad Meleset, Serangan AS-Israel Gagal Picu Pemberontakan Dalam Negeri Iran

2 hari lalu

Badan Intelijen Israel, Mossad, awalnya sangat optimis bahwa serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel dapat memicu pemberontakan besar-besaran di Iran. Namun hal itu hingga memasuki minggu keempat perang tidak pernah terjadi. Iran bahkan di atas angin terus menggempur Israel dan kawasan Teluk.

Awalnya Mossad disebut percaya diri menjelaskan kepada Donald Trump dan Benjamin Netanyahu bahwa ,embunuh para pemimpin Iran di awal konflik, diikuti oleh serangkaian operasi intelijen akan mendorong perubahan rezim. Menurut intelijen Israel, hal itu dapat menyebabkan pemberontakan massal yang mungkin mengakhiri perang dengan cepat.

Namun, kini Iran bisa dengan cepat menemukan pengganti pemimpin tertinggi, memperluas serangannya hingga membuat AS kebingungan mencari jalan keluar dari perang yang diduga akan berkepanjangan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Marvel Dalty

#Global #Perang #Daylinews #Iran #AS #CIA #Mossad #Israel #PerangIranIsrael #PerangIranAS #BenjaminNetanyahu

Music: Sacrifices - Anno Domini Beats

Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/03/25/050000470/mossad-mengira-bisa-picu-pemberontakan-di-iran-tapi-tak-pernah-terjadi?page=all#page2

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke