:

Dampak Perang Iran Disebut Lebih Parah dari Tiga Krisis Minyak Dunia dalam Sejarah

8 jam lalu

Direktur Eksekutif International Energy Agency, Fatih Birol, menilai krisis saat ini merupakan kombinasi dari krisis minyak dan gas dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Birol menyebut kondisi ini setara dengan gabungan krisis minyak tahun 1973 dan 1979, ditambah gangguan pasokan energi akibat konflik Rusia-Ukraina pada 2022.

Salah satu pemicu utama krisis adalah terganggunya jalur distribusi energi di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan rute vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Inas Rifqia Lainufar
Narator: Wiyudha Betha Dinaragis
Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Wiyudha Betha Dinaragis

#Global #Perang ##cclabs ##DailyNews #PerangIran #SelatHormuz #KonflikTimurTengah #GeopolitikTimurTengah #EnergiGlobal #KrisisEnergi

Music: Future Glider - Brian Bolger

Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/03/24/080500070/dampak-perang-iran-lebih-mengerikan-dari-gabungan-3-krisis-minyak?page=all#page2

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke