Direktur Eksekutif International Energy Agency, Fatih Birol, menilai krisis saat ini merupakan kombinasi dari krisis minyak dan gas dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dalam pernyataannya, Birol menyebut kondisi ini setara dengan gabungan krisis minyak tahun 1973 dan 1979, ditambah gangguan pasokan energi akibat konflik Rusia-Ukraina pada 2022.
Salah satu pemicu utama krisis adalah terganggunya jalur distribusi energi di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan rute vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar Narator: Wiyudha Betha Dinaragis Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis Video Editor: Maria Utari Dewi Produser: Wiyudha Betha Dinaragis