Iran memilih untuk melanjutkan perang melawan AS dan Israel dibandingkan jalur negosiasi seperti yang diklaim Presiden Donald Trump.
Penasihat militer senior Iran, Mohsen Rezaei, menegaskan perang akan terus berlangsung hingga Iran memperoleh kompensasi penuh dan seluruh sanksi ekonomi dicabut. Ia juga menuntut jaminan internasional yang mengikat untuk mencegah campur tangan Amerika Serikat.
"Kami melihat bahwa angkatan bersenjata kami sedang menjalankan operasi dan kegiatan dengan penuh semangat. Proyek kepemimpinan kami, dengan terpilihnya pemimpin baru, kini telah berada di bawah kepemimpinannya," ungkap Rezaei seperti yang dikutip CNN, Senin (23/3/2026).
Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan rakyat Iran menuntut hukuman yang membuat para agresor menyesal, menandakan sikap keras Teheran di tengah eskalasi konflik.
"Tidak ada negosiasi yang terjadi dengan Amerika. Berita palsu dimaksudkan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta untuk menghindari jebakan yang menjebak Amerika dan Israel," ungkap Ghalibaf dalam cuitan di akun X pribadinya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Narator: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Marvel Dalty
Sumber Video: Viory
#Global #Perang #DailyNews #Iran #AmerikaSerikat #MiliterIran #GardaRevolusiIran #IRGC #MohsenRezaei #PerangASIran #AsvsIran
#Music: Dark Alley Deals - Aaron Kenny