Perang Iran membawa dampak ganda bagi Rusia. Dalam jangka pendek, konflik bisa menguntungkan secara ekonomi. Namun, dalam jangka panjang, konflik yang dikobarkan Amerika Serikat dan Israel itu bisa berpotensi merugikan secara strategis.
Keuntungan paling nyata datang dari lonjakan harga minyak Urals yang sempat melonjak 60 persen. "Cuan" untuk Kremlin juga melonjak sebagai dampak dari meningkatnya permintaan ekspor minyak ke India yang kini mencapai 1,2 juta barel per hari.
Namun, analis memperingatkan keuntungan itu tidak otomatis menyelesaikan defisit anggaran Rusia yang sudah berlangsung empat tahun. Di sisi kerugian, citra Rusia di mata Iran juga dinilai tercoreng karena Moskwa tidak mampu memberikan bantuan langsung kepada sekutunya itu.
Tercorengnya citra Rusia di mata Iran bisa mengancam proyek-proyek investasi besar Moskwa di Teheran, termasuk pembangkit nuklir senilai Rp 421 triliun di Provinsi Hormozgan. Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Aditya Jaya Iswara
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Akhmad Muawal Hasan
Music: Can't Be Beat - The Soundings
#Global #Konflik #PerangIran #Rusia #Iran #MinyakRusia #PerangRusiaUkraina #Ukraina #HargaMinyakDunia
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/03/23/213000570/alih-alih-untung-rusia-juga-bisa-buntung-dari-perang-iran-ini-sebabnya-?page=all#page2