Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat dan Israel, bahwa konsekuensi perang di Iran akan sangat serius dan bisa menjadi bumerang di masa depan. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Di tengah pernyataan terbaru Lavrov, spekulasi soal kondisi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei terus bergulir, termasuk rumor bahwa ia dilarikan ke Rusia untuk perawatan medis akibat terluka dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari 2026.
Iran langsung membantah keras rumor itu sebagai perang psikologis, sementara Rusia memilih bungkam dan menolak berkomentar. Rumor yang dikaitkan dengan Rusia muncul mengingat selama ini Iran menjalin hubungan baik dengan Kremlin, terutama di bidang ekonomi dan pertahanan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Akhmad Muawal Hasan
Video: RT International
Musik: Taking Chances - The Soundings
#Global #Konflik #Israel #Iran #PerangIran #Rusia #MenluRusia #RudalIran #AmerikaSerikat
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/03/19/183649570/iran-bantah-rumor-mojtaba-khamenei-dirawat-di-rusia-pemimpin-kami-tak?page=all#page2