:

Banyak Digunakan Orang, Benarkah AI Picu Pemanasan Global?

6 jam lalu

Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya menjelaskan bahwa AI yang membutuhkan daya komputasi sangat besar, membuat konsumsi listrik dan air untuk pendinginan pusat data meningkat tajam.

Infrastruktur inilah yang berkontribusi terhadap emisi karbon, terutama jika listrik masih bersumber dari bahan bakar fosil.

Senada, Chairman Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Dr. Pratama Persadha menegaskan persoalannya bukan pada algoritma AI, melainkan pada ekosistem energi yang menopangnya.

Meski demikian, AI juga dinilai dapat menjadi bagian dari solusi krisis iklim jika dimanfaatkan untuk efisiensi energi dan optimalisasi sistem kelistrikan.


Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Lina Tiyas Patmulasih
Produser: Naufal Noorosa Ragadini

#Saintek #Telekomunikasi #Evergreen #PenggunaanAI #ArtifialInteligence #PemanasanGlobal #GlobalWarming

Music: Annihilate - Jeremy Blake

Artikel terkait: https://www.kompas.com/tren/read/2025/11/14/160000665/ramai-ajakan-berhenti-pakai-ai-karena-sebabkan-pemanasan-global-ini?page=all#google_vignette 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke