Presiden Prabowo Subianto memastikan tidak akan melindungi, apalagi memberikan pengampunan jika pihak yang memerintah pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah aparat negara.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dengan tegas dalam pertemuan dengan Jurnalis Senior, Ahli, hingga Ekonom di Hambalang yang ditayangkan di YouTube dengan judul Presiden Prabowo menjawab, Jumat (20/3/2026).
Prabowo menilai penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah tindakan terorisme dan tidak manusiawi.
Oleh karena itu, Prabowo meminta para pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dikejar dan kasusnya harus diusut setuntas-tuntasnya.
Bahkan, Prabowo mendorong pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus tidak boleh hanya sebatas pada pelaku lapangan.
Presiden Prabowo menegaskan kepada aparat penegak hukum agar aktor dalam kasus ini dapat diungkap.