KOMPAS.TV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah tudingan yang mengatakan dirinya telah menyeret Amerika Serikat ke dalam perang melawan Iran, Kamis (19/3/2026).
Menurut Netanyahu, Presiden AS Donald Trump selalu mengambil keputusan berdasarkan apa yang menurutnya baik untuk Amerika. Ia bahkan menyebut tuduhan itu sebagai suatu hal yang konyol.
"Saya ingin menanggapi satu lagi pemberitaan yang tidak benar, yakni anggapan bahwa Israel menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik dengan Iran. Apakah benar ada yang meyakini bahwa seseorang dapat mendikte Presiden Trump? Tentu tidak," kata Netanyahu.