Pemerintah menyiapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai respons atas kenaikan harga minyak.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto usai rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) sore.
Airlangga menjelaskan saat ini skema WFH menjadi opsi dan akan kajian untuk merespons tinggi harga minyak dunia imbas konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Menurut Airlangga, nantinya kebijakan tersebut memberlakukan satu hari WFH dalam lima hari kerja.
Skema kerja tersebut bukan hanya untuk aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga meliputi sektor swasta dan pemerintah daerah.
Namun, Airlangga menyebut kebijakan ini masih dalam tahap penyusunan teknis, dan akan diumumkan lebih lanjut setelah konsepnya matang.