Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa taktik Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan tokoh-tokoh kunci Teheran, termasuk pembunuhan Ali Larijani, merupakan upaya yang sia-sia dan tidak akan menggoyahkan stabilitas negara.
Dalam laporannya kepada Al Jazeera pada Rabu (18/3/2026), Araghchi menyatakan bahwa kekuatan politik Republik Islam Iran tidak bertumpu pada satu figur individu semata, melainkan pada struktur institusi yang telah mapan secara politik, ekonomi, dan sosial.
Hal itupun diakui oleh analis perang Steve Simon dari Dartmouth College kepada The Guardian, Rabu (18/3/2026). Dalam analisisnya, Simon menyebut pola serangan yang sama oleh Israel selama ini adalah kontraproduktif dan malah memunculkan tokoh baru Iran yang lebih agresif dan susah diajak kompromi.
"Skenario (Israel) yang pantas mendapat perhatian karena yang didapatkannya bukanlah keruntuhan Iran, melainkan kegigihan Iran, yang terluka, penuh dendam, dan tidak dapat dikendalikan oleh alat-alat perang," ungkap Simon.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Bernadetha Nadia Deni Ananda
Narator: Bernadetha Nadia Deni Ananda
Video Editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Marvel Dalty
Musik: The Challenger - The Soundings
#Global #Konflik #PejabatIran #TaktikASIsrael #PerangIranAS #TimurTengah
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/03/18/132640470/menlu-araghchi-pembunuhan-larijani-tak-goyahkan-sistem-kekuasaan-iran?page=all