Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat, Tulsi Gabbard, mengungkapkan bahwa rezim Iran dinilai masih tetap utuh, memang melemah tapi sulit diruntuhkan meski sudah digempur AS dan Israel selama hampir tiga minggu terakhir.
Walaupun infrastruktur militer dan struktur kepemimpinannya rusak parah, komunitas intelijen memprediksi Iran akan segera berupaya memulihkan kekuatan militernya dengan cepat.
Pernyataan itu disampaikan oleh Gabbard dalam kesaksiannya di hadapan Komite Intelijen Senat, Rabu (18/3/2026).
"Komunitas intelijen AS menilai bahwa rezim di Iran tampaknya masih utuh, tetapi sebagian besar telah melemah, karena serangan terhadap kepemimpinannya dan kemampuan militernya," ungkap Gabbard di depan Senat AS.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Bernadetha Nadia Deni Ananda
Narator: Bernadetha Nadia Deni Ananda
Video Editor: Bernadetha Nadia Deni Ananda
Produser: Marvel Dalty
Musik: Science Montage - Jeremy Blake
#Global #Konflik #IntelijenIran #RezimIran #PerangIranAS #Teheran