KOMPAS.TV - Tim Falakiyah Kemenag Jayapura, IAIN Jayapura, dan BMKG melakukan pemantauan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah di Pusat Observasi Bulan DDI Lampu Satu, Merauke.
Pada pemantauan kali ini menggunakan dua unit teropong. Dalam pemantauan, tim rukyatul tidak berhasil melihat hilal.
Ketua tim falakiyah mengatakan, meski saat ini ketinggian hilal sudah di atas ufuk dengan ketinggian 0,9 derajat, tetapi masih rendah, dan elongasi 4,7 derajat masih di bawah imkanur rukyat.
Sementara batas minimal imkanur rukyat yakni 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kementerian Agama melakukan pemantauan hilal dari Hotel Waigeo. Hasil pemantauan di Kota Sorong, hilal tidak terlihat.
Hasil pemantauan ini akan dikirimkan ke Kementerian Agama di Jakarta sebagai bahan sidang isbat.
Sementara dari hasil pemantauan BMKG Stasiun Geofisika Kelas Satu Ambon bersama Kanwil Kemenag Maluku menyatakan hilal tidak tampak di Provinsi Maluku.
Hasil dari pantauan di rutof Masjid Cakmarussalam, Desa Wakasihu, Kecamatan Leihitu Barat, Maluku Tengah ini akan dilaporkan ke Kementerian Agama untuk disidangkan.
#merauke #maluku #sorong #hilal #lebaran
Baca Juga Pantauan Arus Mudik Lebaran 2026: Tol Cikatama dan Semarang-Solo KM 283 Ramai Lancar di https://www.kompas.tv/regional/658004/pantauan-arus-mudik-lebaran-2026-tol-cikatama-dan-semarang-solo-km-283-ramai-lancar
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/658007/hilal-belum-terlihat-di-sejumlah-wilayah-timur-indonesia