:

Polri dan TNI Beda Nama soal Penyiram Air Keras, Ini Tanggapan Kompolnas

6 jam lalu

Komisioner Kompolnas, Chairul Anam merespons perbedaan data identitas terduga pelaku penyiraman air keras. Ia menilai Polri telah cukup objektif dalam menunjukkan hasil penyidikan melalui rekaman CCTV.

Artinya kepolisian basisnya CCTV dan masyarakat bisa mengukur objektivitasnya. Kami sebagai lembaga pengawas menilai bahwa objektivitas CCTV itulah yang paling penting, kata Anam di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Sebelumnya, pihak kepolisian merilis dua inisial yang diduga sebagai eksekutor, yakni BHC dan MAK.

Namun, inisial tersebut berbeda dengan temuan dari pihak TNI. Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto mengungkapkan ada empat oknum prajurit yang diduga terlibat, yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.


Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Abba Gabrillinย 


#TNI #Polisi #Peristiwa #Kriminal #AndrieYunus #AirKeras #HAM #News #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke