Pentagon mengakui kepada Donald Trump tidak sanggup membuka Selat Hormuz dengan cepat. Hal itu dbocorkan dalam laporan The New York Times, Senin (16/3/2026).
Dalam laporan itu pejabat militer AS mengakui keunggulan Iran di mana satu tentara mereka saja bisa melumpuhkan 1 kapal tanker di selat sempit itu. Iran disebut sudah melatih militernya untuk taktik seperti itu, dan ini belum termasuk ranjaut laut yang disebarkan, begitu pula persembunyian rudal di sekitar selat.
Kebuntuan ini memaksa Trump menelan harga diri dengan meminta bantuan patroli kepada sekutu hingga China. Namun ia justru mendapatkan penolakan dingin.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty