Iran mulai melonggarkan kebijakan di Selat Hormuz dengan mengizinkan sejumlah kapal dari negara tertentu untuk melintas. Kebijakan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi. Ia menegaskan bahwa Iran tetap membuka jalur terbatas, namun hanya untuk negara-negara yang dianggap tidak terlibat atau tidak diuntungkan dari konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Artinya, akses ke salah satu jalur energi paling penting di dunia kini tidak lagi bebas, melainkan sangat selektif dan penuh pertimbangan politik. Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Sempat beredar kabar bahwa kapal milik Pertamina mendapat izin melintasi Selat Hormuz. Namun, informasi ini telah dibantah oleh pihak Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina International Shipping.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Civic - The Grey Room _ Density & Time
#Global #Konflik ##cclabs #Dailynews #SelatHormuzDibukaTerbatas #SelatHormuzDitutup