Iran seakan tidak pernah kehabisan rudal. Para analis menilai ini bagian dari taktik kamuflase.
Presiden Donald Trump mengeklaim pada Minggu (15/3/2026) bahwa kekuatan udara Iran telah dihancurkan. Tapi tak berlangsung lama, Dubai kembali berasap, Qatar diserang, dan sistem pertahanan iron dome Israel kembali jebol.
Para analis menilai Iran sengaja memberi sinyal kehabisan rudal dengan mengurangi intensitas serangan pada hari ke-15 perang, Minggu (15/3/2026). Tapi itu bertujuan sebagai kamuflase agar lokasi peluncuran rudal Iran tidak terekspose musuh.
Di sisi lain, setiap harinya Iran terus melancarkan serangan. Tercatat sudah lebih dari 50 gelombang serangan yang dilancarkan Iran sejak perang pecah pada Sabtu (28/2/2026) lalu.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #Iran #AS #RudalIran #Iran #Amerika #IranAmerika #PerangIranAS
Music: Beast Mode - The Soundings