Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan operasi untuk memastikan jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka tidak akan dilakukan di bawah naungan NATO.
Inggris menyebut upaya tersebut akan melibatkan kerja sama dengan mitra di Eropa, kawasan Teluk, dan Amerika Serikat.
"Kami bekerja sama dengan pihak lain untuk menyusun rencana yang kredibel untuk Selat Hormuz guna memastikan bahwa kami dapat membuka kembali jalur pelayaran," ujarnya dalam konferensi pers pada Senin (16/3/2026).
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Nabilah Safirah Produser: Deta Putri Setyanto