JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, menuai perhatian luas publik. Wakapolri 2013-2014, Oegroseno menilai peristiwa ini menjadi sinyal serius bagi kondisi keamanan di Indonesia.
Menurutnya, serangkaian kasus kekerasan yang menimpa aktivis dan pelapor dugaan pelanggaran hukum menunjukkan adanya persoalan serius yang harus segera diatasi negara.
Oegroseno menyinggung sejumlah kasus sebelumnya, seperti penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, hingga dugaan pembunuhan terhadap whistleblower yang mengungkap kasus korupsi, yakni Ermanto Usman.
Ia mempertanyakan apakah negara mampu mengungkap kasus-kasus semacam ini secara tuntas.
“Ini kan keprihatinan. Apakah negara kita akan menjadi negara mafia seperti ini? Zaman-zaman order baru tidak ada penggunaan yang keras,” katanya.
Menurut Oegroseno, aparat penegak hukum harus berani mengusut pelaku tanpa ragu agar tidak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Ia bahkan menilai pelaku penyiraman air keras pantas mendapat hukuman berat karena korban harus menanggung penderitaan seumur hidup.
“Kalau terjadi kasus ini harus diungkap tuntas. Jangan ragu-ragu. Dan hukumannya hukuman mati. Orang disiram air keras itu kan menderita. Jadi saya katakan panggil Pak Kapolri kira-kira sanggup mengungkap kasus ini, enggak?,” ujarnya.
Selain itu, Oegroseno juga mengusulkan pembentukan Badan Investigasi Negara yang memiliki kewenangan kuat untuk menangani kejahatan serius, mulai dari teror terhadap aktivis hingga kasus korupsi besar.
Menurutnya, lembaga semacam ini dapat diisi oleh penyidik terbaik dari berbagai institusi, dengan sistem kerja independen dan tidak mudah dipengaruhi kepentingan politik.
Ia menegaskan negara harus memastikan masyarakat merasa aman untuk berpendapat tanpa takut menjadi korban kekerasan.
Executive Producer: Sadryna Evanalia
Coordinator: Theo Reza
Producer: Elisabeth Widya
Reporter: Kharismaningtyas
Video Editor: Lintang Amiluhur
Baca juga: https://www.youtube.com/watch?v=n2VJv4dqpok
#andrieyunus #korban #aktivis
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/657179/aktivis-kontras-disiram-air-keras-oegroseno-minta-kapolri-ungkap-pelaku-dan-hukum-berat