Militer Iran menuding Amerika Serikat diduga menggunakan pelabuhan hingga fasilitas sipil di negara Arab sebagai tempat berlindung dari serangan.
Tudingan itu diungkap saat Iran menyoroti keberadaan militer AS di Uni Emirat Arab, Sabtu (14/3/2026). Fasilitas yang dimaksud meliputi pelabuhan, dermaga, dan berbagai fasilitas di negara tersebut.
"Militer AS yang menyerang sambil berlindung di pelabuhan, dermaga, dan tempat persembunyian di dalam kota-kota di UEA. Kami menyatakan kepada para pemimpin UEA bahwa Republik Islam Iran menganggapnya sebagai hak sahnya, dalam membela kedaulatan, dan menghantam titik peluncuran rudal musuh Amerika yang terletak di pelabuhan pengiriman, dermaga, dan tempat persembunyian pasukan AS," ungkap Ebrahim Zolfaghari,Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya.
Merespons hal tersebut, Iran meminta masyarakat di Uni Emirat Arab agar menjauh dari lokasi yang diduga menjadi tempat berlindung pasukan AS. Peringatan itu menyebut sejumlah pelabuhan besar, termasuk Pelabuhan Jebel Ali di Dubai, Pelabuhan Khalifa di Abu Dhabi, serta Pelabuhan Fujairah.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Angela Putri Defana
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik #Dailynews #Iran #AmerikaSerikat #Israel #PerangIranVsASIsrael #NegaraArab
Music: Final Girl - Jeremy Blake