KOMPAS.TV - Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel terus meningkat. Iran memperingatkan warga di Uni Emirat Arab agar menjauhi sejumlah fasilitas pelabuhan dan lokasi yang disebut sebagai tempat persembunyian Amerika.
Peringatan ini disampaikan juru bicara markas komando militer Khatam al-Anbiya Central Headquarters, Ebrahim Zolfaqari, melalui siaran televisi pemerintah Iran pada Sabtu waktu setempat.
Iran juga menuduh Amerika Serikat menyerang wilayah Pulau Abu Musa serta menghancurkan target militer di Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor utama minyak Iran.
Teheran mengakui adanya serangan, namun menyatakan kerusakan tidak signifikan. Iran juga memperingatkan akan meningkatkan penggunaan senjata yang lebih kuat dan menyebut sebagian wilayah Uni Emirat Arab sebagai target yang sah.