KOMPAS.TV - Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pelayaran bagi kapal pengangkut minyak ditutup sebagai respons atas konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Saat perang memasuki hari ke-14, Amerika Serikat mengancam akan membuka Selat Hormuz untuk mengawal kapal tanker dan membuka kembali jalur pelayaran.
Pertanyaannya, apakah respons Amerika Serikat tersebut nyata atau hanya ancaman? KompasTV membahasnya bersama Ririn Tri Nurhayati, dosen sekaligus Kepala Departemen Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!