JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat ekonomi dari Political Economy and Policy Studies atau PEPS, Anthony Budiawan, menilai pendapatan negara pada dua bulan pertama tahun ini masih berada jauh dari target.
Menurutnya, hingga akhir Februari, penerimaan negara baru mencapai sekitar 11,4 persen dari target tahunan.
Meski pemerintah menyatakan kondisi fiskal masih aman, Anthony menilai penjelasan mengenai strategi mitigasi perlu disampaikan secara lebih jelas kepada publik.
Menurutnya, komunikasi yang tidak transparan dapat memicu spekulasi dan kekhawatiran di masyarakat.
“Komunikasi ini harus jelas kepada masyarakat supaya masyarakat jangan menjadi tidak tenang,” katanya.
Terkait penetapan siaga 1 oleh Panglima TNI, Anthony menilai saat ini belum ada tanda-tanda kuat bahwa ekonomi Indonesia akan mengalami krisis.
Namun ia menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah dalam menjelaskan kondisi ekonomi dan langkah-langkah yang akan diambil.
“Apakah dengan begini ini kita punya ekonomi akan kolaps? Ada yang berpikiran seperti itu gitu. Tapi saya sendiri masih belum berpikiran bahwa kita akan kolaps. Terlalu jauh kalau melihat ini sekarang,” katanya.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/X3mKcJSGjDU
#iran #israel #indonesia
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/656864/panglima-tni-tetapkan-siaga-1-ekonom-belum-ada-tanda-indonesia-krisis-ekonomi-di-indonesia-rosi