JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah meningkatnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berpotensi berdampak pada stabilitas energi global, terutama melalui jalur strategis Selat Hormuz.
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara, Agus Supriatna, menjelaskan bahwa struktur pertahanan Iran memiliki karakter unik melalui doktrin yang dikenal sebagai mosaic defense.
Di sisi lain, pengamat hubungan internasional Dinna Prapto Raharja melihat bahwa keputusan politik Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak terlepas dari dinamika domestik, termasuk tingkat popularitas serta pertimbangan politik menjelang pemilu.