:

Penghematan BBM di Tengah Konflik Timteng, Pemerintah Kaji Kemungkinan WFH | SAPA MALAM

3 hari lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah tengah mengkaji sejumlah langkah penghematan bahan bakar minyak, salah satunya kemungkinan penerapan kerja dari rumah atau work from home.

Langkah work from home dan pengurangan hari kerja dalam sepekan juga telah diterapkan di sejumlah negara, seperti Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Pemerintah mempertimbangkan sejumlah alternatif efisiensi bahan bakar minyak di tengah kondisi pasokan minyak global yang belum stabil dan harga minyak yang terus melonjak akibat perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Langkah penghematan energi akan diputuskan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh dari seluruh kementerian terkait.

Sementara itu, Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, kembali memastikan ketersediaan bahan bakar minyak nasional masih cukup untuk 30 hari ke depan.

Yuliot meminta masyarakat yang akan mudik tidak perlu khawatir, sebab pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi lonjakan kebutuhan energi selama masa angkutan Lebaran.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Balas Serangan AS-Israel, Iran Tembakkan Rudal Gelombang ke-42 | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/656745/balas-serangan-as-israel-iran-tembakkan-rudal-gelombang-ke-42-sapa-malam

#perang #bbm #bahlillahadalia #wfh

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/656747/penghematan-bbm-di-tengah-konflik-timteng-pemerintah-kaji-kemungkinan-wfh-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke