Kebon Pala, Jakarta Timur menjadi salah satu daerah langganan banjir sejak tahun 1970.
Pantauan Kompas.com menunjukkan bahwa kawasan ini berada di dalam gang-gang sempit tepat di samping Kali Ciliwung.
Saat menyusuri gang-gang di Kebon Pala, terlihat rata-rata rumah warga dibangun menjulang ke atas, mulai dari dua hingga tiga lantai. Hal ini dilakukan agar air banjir tidak masuk ke dalam rumah.
Di sisi lain, bekas ketinggian banjir masih tampak jelas pada tembok-tembok rumah warga. Bahkan, di dalam gang Kebon Pala juga terdapat penanda pengukur tinggi banjir serta petunjuk arah evakuasi untuk memudahkan warga saat kondisi darurat.
Kompas.com mengulik pengalaman warga dan ketua RT 13/ RW 04 sebagai korban banjir selama puluhan tahun.
Seorang warga bernama Koni menceritakan kisahnya yang tinggal di Kebon Pala sejak 1987.
Koni menceritakan bahwa ia dan keluarga sudah terbiasa tinggal dengan banjir.
Selain itu, Koni juga enggan dipindahkan ke tempat pengungsian dan lebih memilih untuk tinggal di lantai dua rumahnya.
Sementara itu, Ketua RT 13/ RW 04 Sanusi juga menceritakan perjuangan warganya untuk hidup bersama banjir.
Ia juga menjelaskan bahwa warganya diungsikan ke SDN 01/02 Kampung Melayu, Jakarta Timur jika banjir.
Simak videonya berikut ini!
Video Jurnalis: Cynthia Lova, Dimas Nanda Krisna
Naskah: Cynthia Lova, Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Aymar Adryan
Produser: Abba Gabrillin
#news #liputankhusus #kebonpala #banjirjakarta #ceritawarga #vjlab