ISRAEL, KOMPAS.TV - Tekanan dari Amerika Serikat dan Israel tak membuat Iran menghentikan serangan ke basis militer dan fasilitas pendukung musuhnya.
Iran bahkan meluncurkan gelombang serangan ke-42 yang menyasar Israel serta fasilitas Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Media Iran, Press TV, menyebut dalam serangan berkode "Labbaik Ya Khamenei" tersebut, Iran meluncurkan sejumlah rudal andalannya seperti Emad, Qadr, Khaybar Shekan, dan Fattah, selain drone yang selama ini menjadi kekuatan utama militer Iran.
Israel pun tak tinggal diam. Sistem pertahanan udara andalan mereka, Iron Dome, mencegat rudal Iran yang datang.
Serangan pada Kamis (12/3/2026) dini hari itu membuat militer dan warga Israel bersiaga, mengantisipasi kemungkinan rudal yang lolos masuk ke wilayah mereka.
Rudal Iran yang berhasil menembus pertahanan udara Israel mengakibatkan sejumlah rumah di wilayah utara Israel rusak pada Jumat dini hari.
Unit tanggap darurat Israel menyatakan lebih dari 50 orang mengalami luka dan mendapat perawatan, sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters.
Salah satu rudal Iran menghantam Desa Zarzir di dekat Nazareth. Sebagian besar korban luka dilaporkan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca.
Setelah menggantikan sang ayah, pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan negaranya akan membalas serangan yang menewaskan warga Iran akibat aksi militer Amerika Serikat dan Israel.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Netanyahu dan Sekutunya akan Terus Lancarkan Serangan hingga Rezim Iran Runtuh! | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/656676/netanyahu-dan-sekutunya-akan-terus-lancarkan-serangan-hingga-rezim-iran-runtuh-kompas-petang
#iran #israel #perang #timurtengah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/656677/dihujani-rudal-iran-lebih-dari-50-warga-israel-utara-luka-luka-kompas-petang