Amerika Serikat mulai kebingungan mengakhiri perang lantaran taktik asimetris Iran yang terus memaksa konflik berkepanjangan.
Kemandirian Iran untuk membalas kematian pemimpin tertingginya berhasil membuat kecanggihan senjata Amerika Serikat mati kutu di kawasan Teluk. Taktik asimetris Iran, berbekal keunggulan geografis dan senjata murahnya, membuat Amerika Serikat hingga kini terpenjara dalam zona perang yang ia ciptakan.
Dunia kini melihat bagaimana negara yang secara konvensional lebih lemah nyatanya mampu mengeksploitasi kerawanan politik dan logistik sang adidaya.
Lantas, apa saja taktik asimetris yang digunakan Iran? Mengapa hingga saat ini tidak ada jaminan kemenangan bagi Amerika Serikat?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty