KOMPAS.TV - WNI yang dievakuasi dari Iran, Zulfan Lindan, menanggapi keputusan TNI yang menetapkan status siaga 1.
Kebijakan tersebut memicu beragam reaksi di masyarakat karena dianggap menimbulkan kekhawatiran baru di tengah situasi global yang tidak menentu.
Sementara itu, pengamat ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menyoroti aspek komunikasi kebijakan kepada publik. Ia mempertanyakan mengapa dokumen terkait status siaga satu yang seharusnya bersifat rahasia justru beredar di ruang publik.