JAKARTA, KOMPAS.TV - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan pemberlakuan status siaga 1 untuk menguji kesiapan personil di lapangan.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut, instruksinya dalam status siaga 1 merupakan hal yang biasa.
Ia menambahkan, status itu adalah bagian dari mekanisme standar untuk memastikan kesiapan personel sekaligus peralatan merespons kondisi bencana maupun yang lainnya.
Namun, saat ditanya apakah penetapan status siaga 1 berkorelasi dengan perang di Timur Tengah, panglima tidak menjawab.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan masyarakat berhak mendapat penjelasan terkait penetapan status siaga satu bagi seluruh jajaran TNI.
Mahfud menambahkan, pemerintah perlu menyampaikan informasi tersebut ke publik karena hal itu merupakan kewajiban konstitusional.
Namun begitu, Mahfud menambahkan, ada kemungkinan informasi tidak dapat langsung dibuka jika berpotensi membahayakan negara.
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarno Putri menerima Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di kediaman Megawati di Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Dalam pertemuan, Megawati mengucapkan selamat atas penunjukkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
Baca Juga Buka Suara soal Siaga 1, Panglima TNI: Uji Kesiapsiagaan Personel | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/656222/buka-suara-soal-siaga-1-panglima-tni-uji-kesiapsiagaan-personel-kompas-petang
#panglimatni #mahfudmd #megawati #siaga1
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/656255/jawab-soal-status-siaga-1-panglima-tni-jenderal-agus-subiyanto-itu-hal-biasa-sapa-malam