Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar di Hanoi, Vietnam, dalam beberapa hari terakhir setelah harga BBM melonjak hingga menembus 1 dolar AS per liter. Kenaikan harga ini memicu aksi panic buying di tengah kekhawatiran dampak konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Dalam beberapa hari terakhir, harga bensin di Vietnam naik menjadi sekitar 29.120 dong Vietnam per liter, sementara harga solar menembus lebih dari 30.700 dong per liter. Media lokal melaporkan hingga 14 SPBU menghentikan operasional, sementara tujuh lainnya membatasi penjualan karena keterbatasan pasokan.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam mengimbau perusahaan menerapkan sistem kerja dari rumah serta meminta masyarakat tidak menimbun bahan bakar. Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, juga telah menghubungi pemerintah Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk mengamankan tambahan pasokan minyak dan bahan bakar.
Lonjakan harga energi terjadi setelah operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta serangan balasan Teheran di kawasan Teluk. Penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20 persen distribusi minyak dunia turut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan global.
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV