Militer Amerika Serikat (AS) membombardir 16 kapal pemasang ranjau laut milik Iran, dalam operasi yang terjadi pada Selasa, (10/3/2026). Pengumuman ini disampaikan oleh Komando Pusat AS atau Centcom, yang menyebut serangan dilakukan di Selat Hormuz. Langkah militer itu diambil setelah Washington khawatir Iran akan menyebarkan ranjau di Selat Hormuz.
Serangan terhadap kapal penyebar ranjau laut tersebut disebut merupakan bagian dari operasi militer Epic Fury. Centcom juga menyatakan, pasukan AS sedang melemahkan kemampuan Iran untuk memproyeksikan kekuatan di laut. Menurut mereka, langkah itu juga bertujuan mencegah gangguan terhadap pelayaran internasional.