Sebuah penelitian terbaru dari ilmuwan China mengungkapkan celah kritis pada sistem pertahanan rudal Amerika Serikat (AS) dalam menghadapi senjata hipersonik.
Temuan ini muncul bersamaan dengan laporan keberhasilan rudal Iran menembus sistem pertahanan tercanggih AS dan Israel dalam konflik terbaru di Timur Tengah.
Penelitian yang dipimpin oleh Liao Longwen dari Northwest Institute of Nuclear Technology ini diterbitkan dalam jurnal Tactical Missile Technology.
Studi tersebut menyimpulkan, sistem pertahanan udara AS saat ini "kalah tanding" melawan ancaman rudal hipersonik yang memiliki kecepatan ekstrem dan kemampuan manuver tinggi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh Penulis Naskah: Meiva Jufarain Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko