Selat Hormuz dapat berubah menjadi 'lembah kematian' bagi Amerika Serikat. Begitu laporan CNN, Senin (9/3/2026), tak lama setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menghajar Iran dua puluh kali lipat lebih parah jika Teheran berani menutup Selat Hormuz secara total.
CNN menggambarkan ancaman itu bisa menjadi buah simalakama bagi AS. Perang di Selat Hormuz hanya akan membawa Washington pada dua pilihan pahit, yakni kehancuran ekonomi global atau kehancuran angkatan lautnya yang berujung malu di hadapan dunia.
Militer AS dikabarkan akan menghadapi serangan ranjau dan taktik swarm attacks yang berbahaya bagi para militernya. Di sisi lain, keputusan Trump mengizinkan militer AS mengawal kapal tanker bisa berbuntut pada korban dari sipil.
Lantas, bagaimana Iran memanfaatkan jalur sempit ini untuk menyandera dunia demi menekan Amerika? Lalu langkah apa yang harus segera dilakukan Gedung Putih untuk mengatasi krisis ini?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #SelatHormuz #RezimIran #DonaldTrump #PerangASIran
Music: Cartier - Anno Domini Beats