WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dilaporkan terkejut dan kecewa dengan skala serangan udara Israel terhadap kilang minyak milik Iran di Teheran, pada Sabtu (7/3/2026) kemarin.
Dia khawatir serangan terhadap infrastruktur yang melayani masyarakat Iran dapat menimbulkan dampak strategis termasuk kenaikan harga minyak global.
"Presiden tidak menyukai serangan terhadap fasilitas minyak. Ia ingin menyelamatkan minyak itu, bukan membakarnya. Dan hal itu mengingatkan orang pada kenaikan harga minyak,” kata seorang penasihat Presiden AS Donald Trump dilansir dari Antaranews, Senin (9/3/2026).