Iran sudah memutuskan tidak ada istilah gencatan senjata. Pilihannya kini hanya dua, antara perang total atau berhenti total. Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi dalam wawancara dengan NBC, Minggu (8/3/2026).
"Orang-orang telah tewas, tempat-tempat telah hancur, dan sekarang mereka ingin meminta gencatan senjata lagi? Nah, ini tidak bisa begitu saja. Jadi, harus ada akhir yang permanen dari perang ini," tegas Araghchi dalam wawancara itu.
Araghchi menegaskan AS hanya punya opsi, perang habis-habisan atau berhenti total.
Hadirnya pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang sedarah dan sevisi dengan mendiang ayahnya, mengindikasikan Teheran siap berduel panjang dengan Washington.
Ini sudah pasti menjadi beban berat bagi pasukan Paman Sam yang harus melindungi para sekutunya di Timur Tengah. Laporan terkini menyebut Amerika mulai kekurangan senjata dan memberi sinyal akan menghentikan rudal pencegat ke negara-negara sekutunya di Teluk.
Lantas, siapakah yang pada akhirnya akan mengibarkan bendera putih untuk mengakhiri perang ini?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti
Produser: Marvel Dalty
Sumber Video: NBC via AP
#global #perang ##kompascomlab #MojtabaKhamenei #RezimIran #IRGC #PerangASIran
Music: Addict (Instrumental) - NEFFEX
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/03/09/062118170/tolak-gencatan-senjata-iran-tegaskan-hanya-mau-perang-berhenti?page=all#page2