Tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia masih dinyatakan hilang setelah kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Uni Emirat Arab meledak dan tenggelam di Selat Hormuz.
Dari 4 WNI di kapal tersebut, 1 orang selamat namun mengalami luka bakar dan kini dirawat di rumah sakit. Sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.
Salah satu ABK yang hilang adalah Kapten Miswar Maturusi, warga Luwu, Sulawesi Selatan, yang telah bekerja di dunia pelayaran lebih dari 20 tahun.
Hingga kini, otoritas setempat masih menyelidiki penyebab ledakan kapal tersebut.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
#BOLDKompasTV