JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka kemungkinan soal adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak subsidi jika harga minyak dunia terus melonjak dan APBN tak sanggup lagi menanggungnya.
Purbaya menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario kenaikan harga minyak dunia.
Pemerintah menghitung, jika harga minyak rata-rata menyentuh 92 dolar Amerika per barel, maka defisit anggaran berpotensi meningkat signifikan mencapai 3,6 hingga 3,7 persen dari PDB.
Untuk mengantisipasi pelebaran defisit, pemerintah menyiapkan sejumlah opsi, misalnya dengan melakukan penyesuaian APBN dengan memangkas anggaran yang tak esensial.
Penghematan tersebut dapat dilakukan untuk sejumlah pos, misalnya program makan bergizi gratis ataupun anggaran pembangunan infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum.
Namun, jika tekanan terhadap APBN sudah terlalu besar, maka Purbaya tak menutup kemungkinan untuk membagi beban tersebut dengan masyarakat. Yang berarti, ada potensi kenaikan harga BBM subsidi.
Baca Juga [FULL] Cegat APBN Jebol, Menkeu Purbaya: BBM Naik atau Hemat MBG? | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/ekonomi/655630/full-cegat-apbn-jebol-menkeu-purbaya-bbm-naik-atau-hemat-mbg-sapa-pagi
#purbaya #menkeu #bbm #mbg
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/655663/respons-soal-minyak-dunia-menkeu-purbaya-singgung-opsi-pangkas-mbg-dan-harga-bbm-subsidi-naik