:

Saran Pengamat ke Prabowo di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran: Indonesia Harus Asertif dan Proaktif

4 minggu lalu

JAKARTA, KOMPASTV - Pemerhati Politik Luar Negeri Pitan Daslani menilai gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk menawarkan Indonesia sebagai mediator dalam konflik global merupakan ide yang baik.

Namun menurutnya, waktu pelaksanaan gagasan tersebut belum tepat karena situasi konflik masih memanas.

“Idenya bagus, tetapi timing-nya bukan sekarang. Ketika perang masih berlangsung dan peluru kendali masih saling diluncurkan, siapa yang mau mendengar tawaran mediasi?” ujar Pitan dalam Zoomcast KompasTV Digital, Kamis (5/3/2026).

Dalam situasi global ia juga menilai pendekatan politik luar negeri Indonesia perlu diperbarui.

Konsep “bebas aktif” yang selama ini menjadi dasar diplomasi Indonesia dinilai perlu dilengkapi dengan sikap yang lebih asertif dan proaktif.

“Kita harus menunjukkan kemampuan kita sehingga negara lain membutuhkan kita. Selain itu, kita juga harus proaktif membaca potensi konflik dan berupaya meredakannya sebelum meledak,” kata Pitan.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

#iran #konflikglobal #Indonesia

Baca Juga Bintang Persib Prihatin atas Cedera Febri Hariyadi, Soroti Kondisi Psikologisnya di https://www.kompas.tv/olahraga/655510/bintang-persib-prihatin-atas-cedera-febri-hariyadi-soroti-kondisi-psikologisnya

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/655525/saran-pengamat-ke-prabowo-di-tengah-perang-as-israel-vs-iran-indonesia-harus-asertif-dan-proaktif

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke