MALANG, KOMPAS.TV - Di bulan Ramadan, bulan penuh ampunan, sukacita mencintai Al-Quran ditunjukakn para santri TPQ Disabilitas di Masjid Al Falah Gadang Kota Malang.
Selama sepekan sekali puluhan santri berkumpul untuk mengaji.
Total ada 20 santri, terdiri dari penyandang tuna netra, penyandang tuna rungu, autis dan down syindrome.
Segala keterbatasan tak jadi kendala. Wajah mereka nampak senang mengaji bersama. Kehadiran TPQ ini menjadi harapan bagi penyandang disabilitas, karena keterbatasan akses mereka untuk belajar mengaji. Selama dua tahun terakhir mereka kini bisa mengaji dengan nyaman dan senang.
"Sekitar 2 tahun, berawal dari tidak adanya tempat untuk anak-anak belajar mengaji khususnya anak disabilitas di Malang. Selama Ramadan anak-anak belajar mengaji, hafalan, praktek sholat, berbagi. Kendalanya kita karena mandiri dan memang menggratiskan, yang penting niat mengaji. Keterbatasan biaya membuat kegiatan yang lebih banyak. Karena kedepan tidak hanya menyediakan tempat mengaji tapi tempat berkarya untuk mereka lebih mandiri" Kata Kepala TPQ, Ustadzah Murti.
Salah satu wali santri mengaku terbantu dengan kehadiran TPQ ini. Anaknya pun mengalami perkembangan bisa mengaji. Sang putri yang sebelumnya kesulitan berkomunikasi juga perlahan bisa membaik.
"Saya bingung waktu itu anak saya belum bisa ngaji, dikasih tau teman akhirnya datang kesini dan anak saya mulai belajar mengaji. Alhamdulillah sedikit demi sedikit bisa meski tidak sempurna, agar mengenal huruf Arab" Ujar Endang, salah satu wali santri.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/655344/melihat-kegiatan-mengaji-di-tpq-disabilitas-di-kota-malang