Israel dibuat tidak tenang selama 6 hari sejak perang pecah pada Sabtu (28/2/2026). Warga Tel Aviv pun dipaksa tidur di bunker dan area bawah tanah lainnya.
Kali ini Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali meluncurkan gelombang serangan ke-20 dalam Operasi "True Promise 4" yang menargetkan aset-aset militer Israel dan Amerika Serikat (AS), Rabu (4/3/2026) malam hingga Kamis (5/3/2026).
Rentetan serangan ini membuat sirine peringatan serangan udara di berbagai wilayah Israel meraung-raung tanpa henti. Warga sipil dilaporkan kembali berhamburan menuju bunker-bunker perlindungan saat rudal-rudal Iran mulai terlihat menghiasi langit malam.
Dalam pernyataan resminya, Garda Revolusi Iran menyebut bahwa gelombang ke-20 ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan bagi "para martir Shanvar Dana" yang gugur dari angkatan bersenjata Iran. Operasi besar-besaran ini diluncurkan dengan sandi militer khusus: "Ya Qahir al-Mu'minin" atau "Wahai Sang Penakluk yang Memiliki Hati Beriman".
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti Produser: Marvel Dalty