JAKARTA, KOMPAS.TV - Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam sebuah serangan gabungan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Teheran mendapat tanggapan keras dari presiden hingga militer Iran.
Juru Bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya IRGC, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan bahwa Iran akan membalas kematian tersebut dengan serangan balasan yang membuka gerbang neraka untuk AS-Israel.
"Melibatkan peluncuran sejumlah besar rudal dan berbagai drone menuju jantung wilayah pendudukan. Gerbang neraka kini telah dibuka bagi para agresor Amerika dan Zionis," ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Sementara itu, Presiden Iran mengatakan kepergian Khamenei tidak akan membuat AS dan Israel mendapatkan apa-apa, selain kehinaan.