Dua mitra diplomatik paling kuat Iran, yakni Rusia dan China, mengecam perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Meski demikian, ketika perang pecah, Rusia tidak memiliki kewajiban untuk merespons secara militer. Adapun peran China kemungkinan lebih fokus pada diplomasi dan manajemen krisis.