MALANG, KOMPAS.TV - Harapan warga Desa Ternyang Kecamatan Sumberpucung dan Desa Mangunrejo Kecamatan Kepanjen untuk memiliki akses transportasi yang lebih dekat, kini menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang melintasi aliran sungai penghubung dua kecamatan tersebut telah rampung.
Jembatan ini merupakan salah satu program bapak Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di wilayah terpencil.
Keberhasilan proyek ini bukan sekadar soal konstruksi baja, melainkan bukti nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi apik antara Kodim 0818/Malang-Batu, tim ahli dari Vertical Rescue Indonesia (VRI), dan warga setempat menjadi kunci selesainya jembatan yang sempat menjadi mimpi lama masyarakat sekitar.
Pengerjaan jembatan ini bukanlah tanpa kendala. Medan yang cukup menantang mengharuskan para personel TNI dan relawan bekerja ekstra keras. Namun, semangat tak kenal lelah yang ditunjukkan oleh warga desa yang ikut bergotong royong setiap hari menjadi bahan bakar utama.
"Jembatan Garuda merupakan simbol kekuatan dan perlindungan. Ini adalah hasil keringat bersama. Warga tidak hanya menonton, mereka ikut memanggul material dan menyediakan logistik bagi para pekerja," ujar salah satu perwakilan dari Kodim 0818/Malang-Batu.
Sebelum adanya Jembatan Gantung Garuda, warga harus memutar jalan dengan jarak yang cukup jauh untuk berpindah dari Sumberpucung ke Kepanjen atau sebaliknya. Kini, akses pendidikan bagi anak sekolah dan mobilitas ekonomi bagi petani serta pedagang desa menjadi jauh lebih efisien.
Dandim 0818/Malang Batu Letkol Czi Bayu Nugroho mengatakan bahwa dengan adanya jembatan ini, dapat Memudahkan siswa berangkat sekolah tanpa harus memutar jauh, mempercepat distribusi hasil tani antar desa serta Mempererat silaturahmi antar warga di dua kecamatan.
Keamanan jembatan tetap menjadi prioritas utama. Dengan pendampingan dari tim VRI yang berpengalaman dalam membangun jembatan gantung di daerah pelosok Indonesia, Jembatan Gantung Garuda dipastikan memiliki standar keamanan yang baik meski dibangun dengan metode gotong royong yang kental dengan suasana kekeluargaan.
Kini, Jembatan Gantung Garuda berdiri kokoh, siap menyambut langkah-langkah kaki warga yang ingin menuju masa depan yang lebih mudah. Sebuah monumen hidup bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, keterbatasan infrastruktur bisa diatasi secara mandiri.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/655108/jembatan-gantung-garuda-harapan-baru-warga-desa-ternyang-sumberpucung-dan-mangunrejo-malang